Selasa, 30 Agustus 2016

Hewan Penjaga Homesteading selain Anjing

Sebagai homesteader Indonesia, kebanyakan kita beragama Islam. Islam sangat menajiskan air liur anjing. Harus dicuci sampai beberapa kali agar bersih secara syariat. Lahan homesteader yang cukup luas dengan berbagai tanaman dan hewan peliharaan memerlukan penjagaan yang pada umumnya dilakukan oleh anjing.

Tapi sebetulnya, memelihara anjing untuk keperluan menjaga lahan pertanian atau peternakan hukumnya boleh, tapi serasa nggak sreg apabila menjadikan anjing sebagai hewan penjaga, karena hukum najis air liurnya. Siapa tahu nempel pada dinding, hewan piaraan, tanaman atau  benda-benda tertentu yang secara tidak sengaja kita sentuh.

Terus solusinya? hewan apakah yang bisa dijadikan pengganti anjing sebagai penjaga rumah dan lahan homesteading kita? Angsa. Angsa sudah biasa digunakan sebagai hewan penjaga rumah oleh orang indonesia. Angsa ini terkenal sangat galak terhadap manusia yang belum dikenalnya. Tetapi dengan pemilik rumah angsa bisa jinak dan bermanja ria. Angsa dikenal sangat berisik, walau dikasih makan. Anjing akan diam jika dikasih tulang oleh misalkan pencuri, tapi angsa tetap brisik. Angsa suka berpatroli jalan-jalan di sekitar rumah menandai wilayahnya. Apalagi pas bertelur, angsa tambah warning terhadap lingkungan sekitar.





1 komentar: