Senin, 25 Juni 2018

Bersegera Melakukan Kebaikan

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa (Ali Imran: 133)

Surga hanya bisa diraih dengan rahmat Allah. Dan rahmat Allah itu dekat dengan orang-orang beriman yang berbuat kebajikan. Allah berfirman:
“Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.” (al A’raf: 56)

Allah juga berfirman,
“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karuni Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (Al-Hadid: 21)

Manusia tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari. Juga tidak tahu kapan malaikat maut datang menjemput nyawa. Oleh karena itu, bersegera melakukan amalan kebaikan menjadi sebuah kemestian. Allah telah memerintahkan dalam kitab-Nya yang tiada keraguan di dalamnya:
“Maka berlomba-lombalah kalian kepada amalan-amalan kebaikan.” (al-Baqarah: 148).

Bersegera kepada ampunan Allah bisa dilakukan dengan istighfar dan dengan melakukan amalan yang akan menghapus dosa-dosa, seperti berwudhu, shalat lima waktu, mengerjakan puasa Ramadhan, dan semisalnya. (Tafsir Al-Qur’anil Karim, surah Ali Imran, 2/166, karya asy-Syaikh Ibnu Utsaimin).

Allah telah menggambarkan bahwa Rasul dan manusia-manusia pilihan serta pengikut-Nya sebagai orang-orang yang bersegera melakukan kebaikan. Allah telah berfirman,
“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (Al-Anbiya: 90)

Bersegera dalam kebaikan semoga bisa menjadi denyut jantung setiap muslim. Kala tahu ada kewajiban yang belum tertunaikan, ia segera melakukan. Saat tahu ada perbuatannya yang salah, ia segera bertobat. Tanpa menunggu tua. Karena usia adalah rahasia Alloh. Kematian bisa datang kapan pun tanpa pernah diduga. Cukuplah nasihat kematian sebagai motivasi untuk bersegera dalam kebaikan. Bersegera dalam menyambut seruan Alloh SWT. Semoga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar